.showpageArea a { text-decoration:underline; } .showpageNum a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageNum a:hover { border: 1px solid #cccccc; background-color:#cccccc; } .showpagePoint { color:#333; text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; background: #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageOf { text-decoration:none; padding:3px; margin: 0 3px 0 0; } .showpage a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; padding:3px; } .showpage a:hover { text-decoration:none; } .showpageNum a:link,.showpage a:link { text-decoration:none; color:#333333; }

Senin, 30 Januari 2012

Yahudi Iran : TIDAK ADA MASA DEPAN BAGI ISRAEL


Pain Kinahad, wakil komunitas Yahudi Kalami di Iran mengatakan bahwa tidak ada masa depan bagi rezim Zionis Israel.


 Hal ini dia nyatakan di hadapan sekitar 200 aktivis yang tergabung dalam misi kemanusiaan Asia to Gaza Solidarity Caravan di Aula Syeikhbahaei di Isfahan, Iran pada 10 Desember 2010.
 Dalam kesempatan menyambut konvoi Asia to Gaza yang tiba di Isfahan sekitar pukul 22.00 waktu setempat, Kinahad mengutip ayat dari Kitab Mazmur yang menyatakan bahwa orang-orang beriman, betapa pun lemahnya mereka, akan mampu mengatasi kejahatan yang ditimpakan terhadap mereka. Dan hal seperti inilah yang akan terjadi dalam konteks Palestina dalam menghadapi kejahatan Zionis Israel.
 Lebih lanjut, wakil Yahudi Kalami di parlemen Iran ini menyatakan bahwa komunitas Yahudi di Iran hidup dalam harmoni dengan komunitas-komunitas agama lain di Iran dan merasa terlindungi dengan keberadaan Republik Islam.
 Menurutnya, komunitas Yahudi di Iran memiliki akar yang kuat dengan negeri yang ditinggalinya karena sudah sejak ribuan tahun sebelum Masehi, Yahudi telah mendiami Iran, tepatnya ketika Kaisar Cirus dari Persia menyelamatkan mereka dari amukan Kerajaan Babilonia. Inilah yang membuat mereka berbeda dengan imigran-imigran Yahudi Eropa yang kini merampas tanah bangsa Palestina. Iran sendiri adalah rumah terbesar bagi komunitas Yahudi di Timur Tengah.


Disambut Gubernur
Dalam acara penyambutan di Isfahan, hadir pula Gubernur Isfahan Zakari. Menurutnya, konvoi Asia to Gaza adalah gerakan yang mempersatukan orang dari berbagai latar belakang dalam satu ideologi, yakni ideologi perlawanan. Dan Isfahan, menurutnya, sangat terhormat menjadi salah tempat persinggahan konvoi. Sebab, Isfahan adalah simbol perlawanan Iran terhadap hegemoni sains dan teknologi yang dipaksakan Barat atas Iran terkait dengan keberadaan dua reaktor nuklir di Isfahan.
 Menurut Zakari, Iran akan selalu mendukung bangsa-bangsa tertindas di mana pun sebab selama beberapa dekade bangsa Iran pernah merasakan sendiri bagaimana pahitnya berada dalam hegemoni negara adikuasa meski negara ini tidak secara fisik menduduki wilayah Iran. Dan bagaimana perlawanan yang Iran lakukan ketika harus menghadapi perang yang dipaksakan dengan Irak.
 Dalam kesempatan yang sama, Shahzad, wakil Isfahan di Parlemen Iran menyampaikan dukungan resmi Parlemen Iran terhadap kegiatan konvoi kemanusiaan Asia to Gaza Solidarity Caravan. Dukungan itu disampaikan Parlemen Iran dalam sebuah resolusi.


Di Yazd
Sebelum tiba di Isfahan, konvoi sempat singgah di kota Yazd Iran guna menunaikan salat Jumat. Di kota ini, konvoi disambut hangat oleh masyarakat yang berkumpul di jalan-jalan menjelang salat Jumat. Setelah berbagai orasi dan sambutan, konvoi dilepas masyarakat Yazd dengan senandung duka bagi Imam Husain. Sebagian besar warga melepas konvoi dengan mata berkaca-kaca. Sementara para peserta konvoi merasa terharu dengan sambutan dan pelepasan ini, karena merasa bahwa pahlawan sesungguhnya dalam misi ini adalah rakyat Palestina.
 Kemudian, konvoi dijamu walikota Yazd dengan jamuan makanan tradisional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar